10 Dosa Besar

Jika Allah ada dalam setiap kehidupan kita maka semuanya akan indah.. tetapi jika Allah tdk ada dlm kehidpan kita apapun kejadiannya tetap hasilnya tdk akan baik.. semuanya indah jika Allah berkendak..

Menujulah pada Allah maka kita akan mendapatkan apa yg kita kehendaki... tetapi jika kita hanya mencari dunia Allah maka kita hanya akan trus mencari dan mencari...
jika kita berada pada keadaan sulit dan penderitaan ada 2 kemngkinan ujian atau azab..

Jika itu ujian dr Allah kita tdk mempunyai dosa dan Allah hanya ingin menguji iman kita..
dan jika itu adalah Azab maka kemngkinan kita tlah menyentuh 10 dosa besar yg menghalangi segala kebaikan pada diri kita...

10 Dosa besar itu antara lain..

1. SYIRIK
Ini adalah dosa besar yg paling allah benci... jika berikhtiar.. ikhtiarlah dg memohon bantuan dr Allah.. krn Allah maha kuasa... banyak hal yang tdk kita sadari yang membawa kita pada perilaku syirik,diantaranya adalah kita percaya pada hal-hal yang berbau mistis yang membuat kita menduakan allah.
Cintailah Allah...

2. MENINGGALKAN SHOLAT 5 WAKTU
sholat adalah kewajiban kita.. sebagai umat manusia.. dan sebagai rasa syukr kita terhadap limpahan ramhatnya.. kerjakanlah sholat tepat waktu..

Sebagaimana allah berfirman...“Orang yang mengakhirkan shalat hingga keluar waktunya termasuk pelaku dosa besar. Dan yang meninggalkan shalat secara keseluruhan -yaitu satu shalat saja- dianggap seperti orang yang berzina dan mencuri. Karena meninggalkan shalat atau luput darinya termasuk dosa besar. Oleh karena itu, orang yang meninggalkannya sampai berkali-kali termasuk pelaku dosa besar sampai dia bertaubat. Sesungguhnya orang yang meninggalkan shalat termasuk orang yang merugi, celaka dan termasuk orang mujrim (yang berbuat dosa).” (Al Kaba’ir, hal. 26-27)

3. DURHAKA PADA ORANG TUA
Allah berfirman.. ridhonya allah tergantung akan ridho orang tua.. jika kita melakukan hal2 yg tdk d ridroi org tua... maka azab yg akan kita dptkan..

4. ZINA DAN MENDEKATI ZINA

dalam firman Allah menyebutkan..
Dan orang-orang yang tidak menyembah ilah yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka mereka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ” (QS. 25:68-70)

dan bagi org yg berzina d sempitkan baginya rezeki... karena menikah adalah pintu rezki... dan celakalah bagi pezina yag melakukannya dan merasa bangga dg apa yg tlah d lakukannya...

5. RIZKY YANG HARAM

Sesungguhnya Allah ta’ala itu baik, tidak menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang beriman sebagaimana dia memerintahkan para rasul-Nya dengan firmannya : Wahai Para Rasul makanlah yang baik-baik dan beramal shalihlah. Dan Dia berfirman : Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami rizkikan kepada kalian. Kemudian beliau menyebutkan ada seseorang melakukan perjalan jauh dalam keadaan kumal dan berdebu. Dia memanjatkan kedua tangannya ke langit seraya berkata : Yaa Robbku, Ya Robbku, padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan kebutuhannya dipenuhi dari sesuatu yang haram, maka (jika begitu keadaannya) bagaimana doanya akan dikabulkan.

Dalam hadits terdapat sebagian dari sebab-sebab dikabulkannya do’a : Perjalanan jauh, kondisi yang bersahaja dalam pakaian dan penampilan dalam keadaan kumal dan berdebu, mengangkat kedua tangan ke langit, meratap dalam berdoa, keinginan kuat dalam permintaan, mengkonsumsi makanan, minuman dan pakaian yang halal.

6. MINUMAN YANG MEMABUKKAN

Dari Sa'id bin Abi Waqash r.a, dari Nabi saw. bersabda, "Aku melarang kalian dari setiap minuman sedikit yang banyaknya dapat memabukkan." Ada beberapa hadits lain dalam bab ini yakni dari Abdullah bin Umar, Abdullah bin Amr, Ali bin Thalib, Khawat bin Jubair dan Zaid bin Tsabit r.a.

7. MEMUTUSKAN SILATURAHIM
Rasulullah saw bersabda bahwa tidak ada amalan yang lebih baik dari menyambung silaturahmi yang ganjarannya akan diperoleh segera. Dan tidak ada amalan yang paling buruk selain memutuskan silaturahmi dan perbuatan zhalim yang siksanya akan disegerakan di dunia, dan di akhiratpun ia akan mendapatkan siksa.

Abdullah bin Mas`ud r.a. suatu ketika setelah mengerjakan shalat datang ke majelis kemudian berkata,"Demi Allah, jika ada orang di suatu majelis yang memutuskan silaturahmi maka hendaklah ia pergi dari majelis. Kami akan berdoa kepada Allah dan pintu-pintu langit akan tertutup bagi orang yang memutuskan silaturahmi. Dan apabila doanya ada bersama doa kami, sehingga pintu langit tertutup, maka doa kami pun akan tertolak besama doanya.

Masih banyak riwayat yang menyatakan bahwa orang yang memutuskan silaturahmi akan terperangkap kepada musbah-musibah dunia sehingga dia menangisinya. Dan karena kebodohan dan kejahilannya, dia tidak memahami bahwa selama dia tidak bertaubat dengan sungguh-sungguh dari perbuatan yang memutuskan silaturahmi,maka musibahnya tidak akan diangkat, bagaimana pun kita harus berusaha untuk itu. InsyaAllah, Allah Swt menyelamatakan kita dengan Karunia-Nya.


8. BOHONG DAN FITNAH

“Sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kebaikan, sedangkan kebaikan menuntun menuju surga. Sungguh seseorang yang membiasakan jujur niscaya dicatat di sisi Allah sebagai orang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada kemunkaran, sedangkan kemunkaran itu menjerumuskan ke neraka. Sungguh orang yang berdusta akan selalu dicatat sebagai pendusta”(HR Bukhari Muslim).

Adapun faktor pendorong terjadinya dusta adalah :
1. Tipisnya rasa takut kepada Allah.
2. usaha memutarbalikkan faktanya dengan berbagai motif.
3. mencari perhatian.
4. tiadanya rasa tanggung jawab dan berusaha lari dari kenyataan hidup.
5. kebiasaan berdusta sejak kecil.
6. merasa bangga dengan kebohongannya.

9. BAKHIL DAN KIKIR

Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup serta mendustakan pahala terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa” [Al Lail 8-11]

Yang justru jadi harta yang bermanfaat bagi kita di akhirat nanti adalah harta yang kita belanjakan di jalan Allah atau disedekahkan. Harta tersebut akan jadi pahala yang balasannya adalah istana surga yang luasnya seluas langit dan bumi.

10. GHIBA ATAU MEMBICARAKAN ORANG LAIN

Engkau membicarakan saudaramu tentang apa yang tidak disukainya. Kata para sahabat: Bagaimana jika pada diri saudara kami itu benar ada hal yang dibicarakan itu? Jawab nabi SAW: Jika apa yang kamu bicarakan benar-benar ada padanya maka kamu telah meng-ghibah-nya, dan jika apa yang kamu bicarakan tidak ada padanya maka kamu telah membuat kedustaan atasnya. (HR Muslim/2589, Abu Daud 4874, Tirmidzi 1935)

Jika kita d uji oleh Allah Swt maka kunciny hanyalah sabar...
tetap jika itu adalah azab maka bertaubatlah... dan perbaiki setiap dosa yg d lakukan.. karena allah maha pemaaf... dan pengampun... minta mapunlah dg sebenar benarny.. dan berjanji tdk akan mengulangi perbuatan dosa..

Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri dan jika Engkau tidak mengampuni kami, niscaya, pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi." (Q.S. al A'raaf [7] :23).

Salah satu syarat tobat adalah menyesal. Akan tetapi, orang tidak akan pernah menyesal kalau dia tidak pernah tahu bahwa dia telah melakukan kesalahan. Oleh karena itu, beruntunglah orang-orang yang menyadari bahwa dirinya banyak dosa. Keadaan ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan orang yang merasa dirinya telah banyak beramal. Ketika orang merasa sedih dan pilu saat melihat kejelekan dirinya sendiri, itu lebih utama daripada orang yang sombong sehingga ia sangat optimis bisa menjadi ahli surga.

Rezeki terbesar dari Allah adalah ketika kita mulai berani jujur melihat kekurangan diri sendiri. Kehati-hatian untuk tidak mudah menilai orang lain, banyak memperbaiki diri, kemudian menangis dan bertobat, adalah sikap yang lebih baik dilakukan daripada menjadi ahli masjid, tetapi bersikap ujub dan takabur karena amalan-amalannya.

kebanyakan dari kita tau bahwa semua itu dosa besar tetapi kebanyakan dr kita jg dg sengaja melanggarnya.. jika memang kita menyentuh 10 dosa besar tersebut.. bertobatlah sebelum terlambat.. sebelum allah menyabut nyawa kita atau azab kehidupan dan kesusahan menanti kita... sepanjang umur kehidupan..

Catatan ini d buat bkan utk mngadili org lain tp utk intropeksi diri kita masing2 dan kembali ke jln allah yg maha kuasa dan mengharapkan keridhoaanya..

AMIN...

Ya Allah ampunilah Dosa dosa kami... dan... terimalah tobat kami.. sesunguhnya engkau maha pemurah lagi maha penyayang... dan maha pengampun...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar